Orang yang menikah di masa moderen ini menggantungkan keinginan yang tinggi di banding terlebih dulu. Namun, harapan yang sangat tinggi di kuatirkan dapat mengakibatkan kerusakan kebahagiaan pernikahan.
Sebagian dekade dahulu, perkawinan serupa seperti transaksi keuangan di mana orang menikah untuk menjangkau status sosial, kestabilan ekonomi, dan keamanan.
Tapi, rencana pernikahan moderen sudah beralih. Pernikahan saat ini jadi seperti " masa ekspresi diri, ". Lebih dari menginginkan pasangan kita penuhi keperluan basic juga akan cinta serta rasa mempunyai, tapi beberapa orang mengharapkan pasangannya juga membantunya untuk berkembang serta temukan sendiri.
Riset juga tunjukkan ada kaitan pada kwalitas hubungan serta kesejahteraan pribadi, yang bermakna orang saat ini menginginkan semakin banyak dari pernikahan mereka dari pada terlebih dulu.
Dalam sebagian masalah, ekspetasi yang tinggi bisa mengakibatkan pernikahan yang lebih bahagia serta sehat. Tapi, bila keinginan itu nyaris mustahil dipenuhi-semisal karna jadwal kerja yang sama-sama bertentangan, saat yang di habiskan untuk mengasuh anak, atau stres problem keseharian- ekspetasi yg tidak realistis jadi mengakibatkan penderitaan.
Hubungan begini dimaksud " minimnya nafas " di mana pasangan inginkan lebih dari hubungan mereka, tetapi juga mempunyai sedikit saat serta daya untuk pelihara serta penuhi keinginan itu.
" Kenikmatan pernikahan turun waktu keinginan tidak cocok fakta, " kata James McNulty, PhD, peneliti serta psikolog dari Florida State University.
James McNulty juga menyebutkan kalau untuk sebagian pasangan, turunnya kenikmatan dalam pernikahan bisa turunkan keinginan, walau untuk sebagian orang malah demikian sebaliknya.
Penelitian paling baru dari McNulty juga temukan kalau pasangan yang mempunyai problem enteng dalam tempat tinggal tangganya mempunyai keinginan juga akan kebahagiaan yang lebih tercukupi dari sekian waktu.
Riset ini dikerjakan dengan mempelajari hubungan 135 pasangan pengantin baru dari Tennessee, AS, sepanjang empat th..
(Baca : 8 Aktivitas yang Teratur Dikerjakan Pasangan Bahagia)
Aspek beda untuk tercapainya keinginan yang tinggi ini adalah bagaimana pasangan berjuang. Pasangan yang mengatasi problemnya dengan segera serta buka diskusi untuk merampungkannya, mempunyai kehidupan pernikahan yang lebih bahagia serta keinginan yang lebih tercukupi.
Contoh
Contoh (Thinkstockphotos)
Disamping itu, pasangan yang memakai kalimat sarkastik atau seringkali pertikaian dalam perseteruan yang panas relatif terasa pernikahan mereka tidak penuhi keinginan.
Dasarnya adalah kalau standard tinggi bisa tingkatkan hubungan Anda. Tapi, ini dapat berlangsung bila Anda serta pasangan bisa sama-sama bekerja bersama untuk mewujudkannya serta mengkomunikasikan problem dengan efisien.
Bila tidak, mungkin saja telah saatnya untuk ambil langkah mundur serta mengevaluasi ulang tuntutan pernikahan Anda yg tidak realistis.
James McNulty merekomendasikan untuk bicara terbuka dalam berkomunikasi atau berkonsultasi pada konselor hubungan untuk menolong menangani problem Anda.
Lalu, bagaimana bila persoalan masih tetap belum juga dapat terselesaikan?
" Anda mesti tahu, mengerti, serta terima kalau Anda akan tidak bisa menjangkau semuanya keuntungan dari keinginan Anda juga akan pernikahan itu, " ucapnya.
Pakar beda mereferensikan supaya Anda tidak selamanya memercayakan pasangan, tapi memohon anjuran dari orang yang lain, seperti teman dekat atau keluarga, untuk sebagian segi. Umpamanya memohon anjuran dari rekan yang memiliki pengalaman sekitar problem pekerjaan.
Taktik ini juga akan kurangi desakan dari pasangan Anda serta mengakibatkan hubungan yang tambah nyaman.
" Saat Anda meletakkan pasangan Anda jadi sandaran seutuhnya serta berfikir kalau dia prima, tidak jadi masalah bila pasangan Anda dapat meraihnya. Tapi, umumnya itu cuma hasilkan kekecewaan,